Gema Surya FM

Home LOCAL NEWS Kompor minyak menghilang, datang tungku aladin.

Kompor minyak menghilang, datang tungku aladin.

E-mail Print PDF
Mahalnya harga minyak tanah, membuka celah bisnis baru dibidang perkomporan. Mungkin karena dianggap ajaib, orang ada yang menyebut tungku aladin. Bentuk dan ukuranya mirip dengan anglo, alat masak dari tanah liat. Tetapi bahan baku tungku aladin ini dicampur dengan batu bara. Dengan demikian, kata Siti Anjar, pedagang tungku aladin di kawasan Paju, bisa menimbulkan efek panas sangat tinggi, sehingga menghemat bahan bakar kayu. kompor aladin Siti Anjar yang dalam keseharian juga memakai tungku aladin menambahkan, dengan menggunakan tungku aladin, api seolah–olah tersedot kedalam tungku. Uniknya lagi, kalau terlalu banyak dijejali kayu justru tidak mau nyala.
Sementara itu Saiful, salah satu distributor tungku aladin di Ponorogo mengatakan, sekitar sudah sejak setahun lalu dirinya menjual tungku aladin. Profesi itu ditekuni setelah dirinya mendapat tawaran dari familinya yang ada di Lampung. Meski aawalnya hanya coba-coba, jika dihitung mungkin hingga saat ini sudah lebih dari 1000 unit terjual.
Saat disinggung apakah bahan baku tungku aladin dicampur batubara, Saiful justru tidak yakin. Yang dia tahu bahan baku untuk membikin tungku aladin adalah tanah liat yang dicampur dengan abu dari merambut. Hanya saja itu sebatas dugaan, sehingga kepada konsumen Saeful tidak pernah sekalipus menjelaskan bahan baku tungku aladin. Dirinya lebih suka menjelaskan keistimewaan tungku ini dibanding tungku lain pada umumnya.
Sementara itu berdasar informasi yang berhasil dikumpulkan Gema Surya, tungku aladin ini ijual ke konsumen dengan harga antara Rp. 55 hingga 60 ribu per unit.
Comments (0)Add Comment

Write comment

busy
 

RGS LOVERS LOGIN

Google Search

Powered by Google

Web gemasuryafm.com

Sony Music Indonesia emotion-entertainment-logo